SOSIALISME DI AMERIKA ?
RASIALISME (nyaris !) berakhir, karena Pemilihan (= Kekuasaan) di Amerika. Kekuatan kekuatan “Berperang” (Nafsu) terkendalikan Penduduk atas Kepresidenan
1. Si Pemenang (Ras Campuran) tidak mungkin
memerintahkan Perang dilakukan Militer
Amerika (Kemerdekaan = Sejarah Pembentukan “Negara”) Serikat
2. Sekat sekat politis diberlakukan atas “Hukum” Liberalisasi
a. Mengawasi Keuangan Negara – Ekonomik
b. Putusan putusan Dagang dicegat
– Wilayah wilayah Industrial seluruh Dunia
– Antara Negara negara Bagian (= Zona)
– Perusahaan perusahaan Keuangan untuk Perdagangan
c. Membuka Aturan aturan Perbankan (Fe -> Moneter)
3. Para Gubernur “harus” menyelenggarakan Program program Kenegaraan
Partai Demokrat kah, yang memegang Ekonomi – Kekuasaaan Individual berdasarkan Daerah daerah Pemilih, “menentukan” bentukan bentukan Politik
<Jeda
Terjebak lah Kemanusiaan di Perekonomian “untuk membutuhkan” Kekuasaannya … berlangsung.
Teoritika Logika : Politik menjadi
”Cara”
Menakjubkan ! Suatu cara cara diselenggarakan yang bernama N e g a r a (State). Sebab ?
1. Individualisme = Pelaksanaan
a. Memutuskan
b. Atas Tenaga (= Kerja)
c. Memiliki
2. Alam (Tempat -> Negara)
3. “HAK” (Demokrasi)
a. Bukan sekedar politik
b. Masyarakat (Sosial = Politik)
c. Politik – Nregara -> Industrialisasi
Maka, Sosialisme pun terpolitisasi, menembus batasan batasan Ilmiah Politis. Rasional. Hubungan Sosial – Keuangan. Mempersiapkan Dialektika Ekonomi Negara
<Tutup
SELESAI